Breaking News

PEMANFAATAN ABU JANJANG SAWIT PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK GORENG BEKAS

PEMANFAATAN ABU JANJANG SAWIT PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK GORENG BEKAS

1Nina Veronika, 2Antonius Jumadi
1,2 Program Studi Teknik Pengolahan Sawit, Politeknik Kampar


ABSTRACT
Setiap tahun konsumsi bahan bakar nasional akan semakin meningkat. Hal ini tidak sebanding dengan cadangan minyak bumi yang semakin berkurang. Oleh karena itu, perlu dicari sumber energi lain seperti biodiesel sebagai energi alternatif. Harga biodiesel saat ini masih tidak mampu bersaing dengan minyak solar. Hal ini disebabkan oleh harga crude pal oil (CPO) masih cukup mahal karena umumnya CPO banyak digunakan untuk pangan. Selain itu, harga katalis yang relatif mahal juga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Tingkat konsumsi minyak goreng per kapita di Indonesia cukup tinggi. Dengan demikian ketersediaan minyak goreng bekas sebagai bahan baku biodiesel akan semakin melimpah. Demikian halnya dengan abu janjang kelapa sawit yang dapat diperoleh pabrik-pabrik kelapa sawit yang ada di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massa abu janjang kelapa sawit dan rasio molar minyak/metanol  terhadap jumlah konversi biodiesel dan kualitas biodiesel. Minyak goreng terlebih dahulu dimurnikan menggunakan NaOH 16%. Abu janjang kelapa sawit diekstrak untuk memperoleh katalis basa. Setelah itu, transesterifikasi dapat dilakukan dengan membuat variasi berat abu 2, 4, 6, 8, 10 % dari berat minyak goreng bekas dan rasio molar 1 : 4, 1 : 5, 1 : 6, 1 : 7, 1 : 8 (minyak : metanol). Reaksi transesterifikasi dilakukan selama 1 jam. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil konvesi maksimum berada pada penggunaan abu sebanyak  10 %  dari berat minyak yakni 54,65 % dengan rasio molar 1 : 6 (minyak : metanol) . Rasio molar 1 : 8 (minyak : metanol) memberikan hasil konversi maksimum yakni 64,36% dengan massa abu 10% dari berat minyak. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, kualitas biodiesel cukup baik dengan viskositas tertinggi 4,90 mm2/s pada suhu 400C dan densitas tertinggi sebesar 882,75 kg/m3 pada suhu 300C.


Kata kunci: biodiesel, minyak goreng bekas, abu janjang kelapa sawit.

Versi Lengkap Disini 

Designed By