PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH SEKAM PADI SEBAGAI
ADSORBEN DAN PENYEDIA UNSUR HARA
Fatmayati
Lecturer of Oil Palm Processing Department – Polytechnic of Kampar
ABSTRAK
Sumber bahan baku yang dapat
dijadikan arang aktif berasal dari hewan, tumbuh-tumbuhan, limbah ataupun
mineral yang mengandung karbon. Pada tahun 2012 produksi padi
diperkirakan sebesar 68,59 juta ton GKG atau naik sebesar 2,84 juta ton (4,31
persen) dibandingkan 2011. Berdasarkan beberapa
kondisi di atas serta potensi dari sekam padi sebagai bahan baku arang aktif,
maka diperlukan proses pengolahan sekam padi agar dapat dimanfaatkan sebagai
arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan proses
pengolahan sekam padi menjadi arang aktif dan karakteristik arang aktif yang
dihasilkan serta mengetahui potensi arang sebagai adsorben dan penyedia unsur
hara. Metode yang digunakan pada penelitian ini merujuk pada SNI 06-3730-1995.
Variabel tetapnya yaitu proses aktivasi
sekam padi dengan NaOH 0.5M pada temperatur 800C selama 2 jam,
sedangkan variabel berubahnya yaitu temperatur 4000C dan 5000C
dengan waktu karbonisasi 30,45,60,75,90,105, dan 120 menit. Kadar air dan daya
adsorpsi arang aktif terhadap larutan iod yang dihasilkan pada penelitian ini
telah memenuhi standar kualitas arang aktif teknis berdasarkan SNI 06-3730-9. Nilai terbaik dari analisa kadar air pada
temperatur 4000C dan 5000C diperoleh pada pada waktu
karbonisasi 105 menit yaitu sebesar 2.95 % dan 6.05 %. Sedangkan daya adsorpsi
terhadap larutan iod pada waktu 105 dan 45 menit yaitu sebesar 774.2 mg/g dan
860.8 mg/g. Arang yang dihasilkan mempunyai potensi sebagai adsorben dan sebagai penyedia unsur hara.
Kata kunci : Sekam Padi, arang aktif, NaOH, adsorben, unsur hara
Versi Lengkap Disini